I don’t want to be SUPERMAN…… because I’m LQman……

Juni 25, 2008

Bandwidth management menggunakan squid

Diarsipkan di bawah: Networking, Proxy Server — Tag:, , , — LQman @ 6:50 am

Ketika kita berbicara mengenai bandwidth management, maka banyak sekali yang bisa kita lakukan yaitu dengan cara network-based ataupun application-based.
Network based bandwidth management adalah mengatur penggunaan bandwidth berbasiskan IP Address, dengan menggunakan queueing baik dengan teknik HTB maupun CBQ.
Sedangkan Application based bandwidth management yang menggunakan layer application (CMIIW) utk melakukan bandwidth management, bisa dengan menggunakan squid dengan mengatur opsi delay_pools

mengko tak terusno maneh, saiki sik bosen ……
——————- iki terusane REK ————————-

NETWORK BASED BANDWIDTH MANAGEMENT (delay_class type 2) [21 Juni 2009]

  1. Mendefinisikan Subnet yang akan di manage bandwidth-nya :
  2. Subnet IT : 192.168.7.0/28
    Subnet designer : 192.168.7.16/28
    Subnet finance : 192.168.7.32/28
    Subnet tamu : 192.168.7.48/28

    root@constantine:~# vim /etc/squid3/squid.conf
    acl IT src 192.168.7.0/28
    http_access allow IT
    acl designer src 192.168.7.16/28
    http_access allow designer
    acl finance src 192.168.7.32/28
    http_access allow finance
    acl tamu src 192.168.7.48/28
    http_access allow tamu

  3. Mendefinisikan Tipe file yg dibatasi downloadnya
  4. Buatlah file baru yang isinya adalah extensi file yg akan dibatasi downloadnya, perbaris hanya 1 jenis extensi file. SIlakan tambahkan sendiri jenis extensi file yg anda inginkan.

    root@constantine:~# vim /etc/squid3/download_limited
    \.amr
    \.avi
    \.bin
    \.bz2
    \.cab
    \.dat
    \.deb
    \.dll
    \.exe
    \.gz
    \.hlp
    \.iso
    \.iso
    \.mov
    \.mp3
    \.mpe
    \.mpeg
    \.mpg
    \.msi
    \.nrg
    \.pdf
    \.psf
    \.qt
    \.ram
    \.rar
    \.raw
    \.rhz
    \.rm
    \.rpm
    \.tar
    \.tar.bz2
    \.tar.gz
    \.tgz
    \.vqf
    \.wav
    \.zip

  5. Membagi bandwidth berdasarkan kebijakan yang ada
  6. misal :
    Bandwidth total = 128 KiloBitPerSecond (INGAT !!! 8 bit = 1 byte)
    Subnet IT : 48 KiloBitPersecond = 6 KiloBytePerSecond
    Subnet designer : 48 KiloBitPersecond = 6 KiloBytePerSecond
    Subnet finance : 24 KiloBitPersecond = 4 KiloBytePerSecond
    Subnet tamu : 8 KiloBitPersecond = 1 KiloBytePerSecond
    disini saya tidak memberi toleransi utk burst (kebocoran) / sharing / memanfaatkan bandwidth network lain yg masih tersisa.

    root@constantine:~# vim /etc/squid3/squid.conf
    acl donloder url_regex -i "/etc/squid3/download_limited"
    delay_pools 3delay_class 1 2
    delay_parameters 1 -1/-1 6000/6000
    delay_access 1 allow donloder IT
    delay_access 1 allow donloder designer
    delay_access 1 deny all

    delay_class 2 2
    delay_parameters 2 -1/-1 4000/4000
    delay_access 2 allow donloder finance
    delay_access 2 deny all

    delay_class 3 2
    delay_parameters 3 -1/-1 10000/1000
    delay_access 3 allow donloder tamu
    delay_access 3 deny all

  7. Testinglah masing2 subnet dengan melakukan download dengan download manager (mis : IDM, FlashGet, dll) file yang besar sekali dan perhatikan apakah pembagian bandwidth yang anda lakukan sudah benar

Happy Managing U’r Bandwidth.
Thx to :
squid3 dan dokumentasinya yg lengkap
MySelf yg sdh mau susah2 nulis ini :D

& Komentar »

  1. bisa diteruskan gak?

    Komentar oleh newbie proxy — September 3, 2008 @ 7:10 pm

  2. aku bingung akh…

    Komentar oleh Abdullah HQm A — September 4, 2008 @ 7:28 am

  3. ayo diteruskan, tak tunggu Om..

    Komentar oleh amang — September 27, 2008 @ 12:00 pm

  4. wah mas kucluk lagi males googling, durung nemu artikel sing iso di copy paste…mangkane bersambung yo dab

    Jawab :
    iyo dab, ngerti wae awakmu.
    Sakjane wis mari proses nyoba’2e tapi sik males nulise….. mbuh koq males wae….

    Komentar oleh ngadimin — Juni 2, 2009 @ 6:41 pm

  5. thanks beh..!!

    Jawab :
    ok jeh…

    Komentar oleh munawir — Agustus 27, 2009 @ 5:28 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.